Bigetron by Vitality dan ONIC Amankan Tiket Grand Finals Lebih Awal

Cakra

Easterfeeds, Jakarta  Persaingan menuju Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall semakin panas. Dari lima wakil Indonesia yang bertanding, Bigetron by Vitality dan ONIC menjadi dua tim pertama yang berhasil mengamankan tiket ke babak Grand Finals.

Keduanya mendapatkan tiket lebih awal setelah tampil impresif di Knockout Stage Week 3. Sementara itu, RRQ Kazu, MBR Omega, dan EVOS Divine masih harus melewati ujian terakhir pada Week 4 untuk memperebutkan enam tiket tersisa.

Bigetron Bangkit di Hari Kedua

Perjalanan Bigetron by Vitality di Week 3 sebenarnya tidak langsung berjalan mulus. Robot Merah hanya mengumpulkan 54 poin pada hari pertama dan harus puas berada di posisi ke-10.

Lebih mengecewakan lagi, BTR tidak mendapatkan satu pun Booyah pada hari tersebut. Koleksi 54 poin mereka berasal dari 33 eliminasi dan 21 poin placement.

Namun, perubahan roster langsung memberikan respons positif pada hari kedua. Dengan memainkan dua pemain baru, Rafael Gabriel Yahzel Lumi atau Fellow dan Velerio Thymoti Bolung atau Tiuszz, BTR tampil jauh lebih agresif.

BTR berhasil mengamankan satu Booyah, 55 eliminasi, dan 42 poin placement. Total 97 poin membawa mereka finis di posisi kedua, tepat di belakang Team Flash yang mengoleksi 116 poin.

Hasil tersebut sekaligus membuat Bigetron by Vitality menjadi tim Indonesia pertama yang memastikan tiket Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall.

ONIC Makin Panas, Langsung Tutup Week 3 di Puncak

Jika Bigetron harus bangkit setelah hasil kurang maksimal di hari pertama, ONIC justru tampil konsisten sejak awal Week 3.

ONIC selalu berada di posisi lima besar dalam tiga matchday. Mereka membuka pekan dengan finis di posisi kelima melalui raihan 84 poin.

Performa tersebut kemudian meningkat pada hari kedua. ONIC mengamankan posisi ketiga dengan 87 poin.

Puncaknya terjadi pada hari terakhir. ONIC menguasai klasemen dengan 116 poin, hasil dari satu Booyah, 70 eliminasi, dan 46 poin placement.

Jika ditotal, ONIC mengumpulkan 84, 87, dan 116 poin dalam tiga matchday. Konsistensi tersebut akhirnya membawa mereka menjadi wakil Indonesia kedua yang lolos ke Grand Finals.

Perubahan Roster Jadi Pembeda?

Performa ONIC di Week 3 juga tidak lepas dari sejumlah perubahan yang dilakukan oleh sang pelatih, Ahmad Fadly Masturoh (AFM).

Setelah sempat tidak dimainkan selama dua pekan pertama, Adam Ramdani (Adam) kembali mendapatkan kepercayaan untuk tampil. Keputusan tersebut langsung memberikan dampak positif terhadap permainan ONIC.

AFM juga mengubah posisi kapten. Jabatan tersebut berpindah dari Irgi Ramdani (Geday) kepada Rattapoom Sunthalunai (Poom), pemain asal Thailand yang baru bergabung dengan ONIC pada musim ini.

Poom dinilai mampu mengambil sejumlah keputusan krusial dengan lebih tenang dan tepat. Kombinasi roster senior, perubahan peran, serta konsistensi permainan akhirnya membawa ONIC mengunci tiket Grand Finals lebih cepat.

RRQ Kazu dan MBR Omega Belum Berhasil

Di sisi lain, perjuangan RRQ Kazu dan MBR Omega masih belum selesai. Kedua tim gagal memanfaatkan Week 3 untuk mengamankan tiket langsung ke Grand Finals.

MBR Omega menutup hari ketiga di posisi keenam dengan 75 poin, sedangkan RRQ Kazu berada satu tingkat di bawahnya dengan 63 poin.

Meski keduanya tidak tampil buruk, raihan tersebut belum cukup untuk membawa mereka masuk dua besar yang menjadi jalur lolos langsung pada Week 3.

EVOS Divine di Bawah Tekanan Besar

Situasi paling genting kini berada di kubu EVOS Divine. Sang juara Esports World Cup 2025: Free Fire hanya mampu menempati posisi ke-11 pada hari ketiga dengan raihan 48 poin.

Absennya Rasyah dan Reyy yang memilih rehat disebut memberikan dampak terhadap proses pencarian chemistry dan ritme permainan EVOS.

Dengan tiket Grand Finals yang belum berada di tangan, EVOS harus menemukan kembali performa terbaiknya pada pekan terakhir. Jika gagal bangkit, perjalanan sang juara dunia di FFWS SEA 2026 Fall bisa berakhir sebelum mencapai Grand Finals di Surabaya.

Enam Tim Sudah Lolos ke Grand Finals

Setelah Week 3 berakhir, sudah ada enam tim yang memastikan tempat di Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall.

  • Bigetron by Vitality
  • ONIC
  • All Gamers Global
  • Buriram United Esports
  • Twisted Minds
  • Team Flash

Keenam tim tersebut kini dapat mulai mempersiapkan strategi untuk menghadapi babak Grand Finals yang akan digelar di Surabaya.

Week 4 Jadi Hidup-Mati RRQ, MBR, dan EVOS

Berbeda dari pekan-pekan sebelumnya, Week 4 menjadi kesempatan terakhir bagi tim-tim yang belum lolos.

RRQ Kazu, MBR Omega, dan EVOS Divine akan kembali bertanding pada 4–6 September 2026. Hanya enam tim teratas dari fase terakhir tersebut yang berhak melanjutkan perjalanan ke Grand Finals.

Sementara itu, enam tim terbawah harus mengakhiri perjuangan mereka di FFWS SEA 2026 Fall.

RRQ Kazu tentu ingin mengembalikan momentum setelah hasil yang belum maksimal di Week 3. MBR Omega juga punya misi untuk membuktikan bahwa status mereka sebagai juara FFNS mampu diteruskan ke panggung regional.

Sedangkan EVOS Divine menghadapi tekanan paling besar. Sang juara dunia harus segera menemukan formula terbaik agar bisa menyusul Bigetron by Vitality dan ONIC menuju Grand Finals.

Week 4 pun bakal menjadi pertarungan hidup-mati bagi tiga wakil Indonesia. Apakah RRQ Kazu, MBR Omega, dan EVOS Divine mampu mengamankan tiket terakhir menuju Surabaya?

Perjuangan tim Indonesia di Week 4 FFWS SEA 2026 Fall dapat disaksikan mulai pukul 17.30 WIB melalui kanal resmi Free Fire Esports ID di YouTube, Facebook, dan TikTok.


Buat kalian yang belum dan ingin mengikuti perkembangan terbaru dan berita gaming lainnya di akun sosial media kami.

Leave a Comment