BTR dan ONIC Bongkar Persiapan Jelang Grand Finals

Cakra

Easterfeeds, Jakarta Bigetron by Vitality dan ONIC sama-sama sempat melakukan rotasi roster sebelum akhirnya bangkit di pekan ketiga dan mengamankan tiket ke Grand Finals lebih awal. Dengan perubahan komposisi pemain itu, pertanyaan besar pun muncul: bagaimana kondisi chemistry tim saat ini, dan apa yang menjadi fokus utama latihan menjelang laga puncak di Surabaya?

BTR by Vitality: Chemistry Solid, Fokus ke Stamina Champion Rush

Coach Chrisjo menegaskan bahwa masuknya dua pemain baru, FELLOW dan TIUSZ, tidak menimbulkan kendala berarti dari sisi chemistry tim. Menurutnya, disiplin dalam permainan juga tetap terjaga meski ada perubahan komposisi.

“Chemistry dengan pemain baru, FELLOW dan TIUSZ, secara keseluruhan bagus. Tidak ada masalah; secara in-game mereka juga disiplin.” Coach Chrisjo

Soal persiapan, BTR by Vitality lebih banyak mengarahkan latihan ke format scrim Champion Rush. Alasannya sederhana: target 110 poin di Grand Finals menuntut daya tahan fisik dan mental yang lebih besar dibanding format kompetisi sebelumnya.

“Fokus persiapan kami lebih banyak pada scrim dengan format Champion Rush. Target baru 110 poin membutuhkan stamina, effort, dan fokus lebih besar, jadi kami mulai membiasakannya dari sekarang.” Coach Chrisjo

ONIC: Adaptasi Satu Pemain dan Waktu untuk Bonding

Berbeda dengan BTR by Vitality, rotasi roster ONIC hanya melibatkan satu nama baru, yakni POOM. Coach AFM menjelaskan bahwa fokus tim saat ini masih terpusat pada proses adaptasi pemain tersebut ke dalam skema permainan.

“Dari sudut pandang kami, pemain baru yang sudah dimainkan hanya POOM, jadi fokusnya masih pada adaptasi POOM.” Coach AFM

Ia juga mengungkapkan bahwa ONIC sengaja tidak memaksakan intensitas latihan setelah pekan lalu, mengingat sejumlah tim SEA lain masih berada dalam periode pertandingan. Alih-alih scrim, waktu tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat kekompakan tim di luar arena.

“Kami juga tidak terlalu memaksakan latihan setelah pekan lalu karena tim-tim SEA lain sedang bertanding. Karena tidak ada scrim, kami memakai waktu untuk bonding, termasuk pergi bersama ke Bogor.” Coach AFM

Dua pendekatan berbeda ini menggambarkan bagaimana BTR by Vitality dan ONIC menyiapkan diri dengan caranya masing-masing menjelang Grand Finals di Surabaya, satu lewat intensitas latihan teknis, satu lagi lewat penguatan kebersamaan tim.


Buat kalian yang belum dan ingin mengikuti perkembangan terbaru dan berita gaming lainnya di akun sosial media kami.

Leave a Comment